Pekanbaru (26/10/2017)- Setelah Sukses menghadirkan tiga Profesor Internasional dalam Kuliah Umum Program Pascasarjana (PPS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau pada November 2016 dan Maret 2017 lalu, kali ini kembali menghadirkan Prof Dr Peter Hubber dari Deakin University of Australia dan Prof Dr Frederick KS Leung dari The University of Hong Kong sebagai narasumber pada kuliah umum PPs FKIP Universitas Riau di Gedung Rektorat Universitas Riau, Pekanbaru.

Sebelumnya, PPS FKIP Universitas Riau menghadirkan Prof Dr Tutut Herawan dari University of Malaya (11/11/2016) dan Prof Dr Datuk Tamby Subahan serta Prof Dr Kamisah Osman dari University Kebangsaan Malaysia (04/03/2017).

Kegiatan Kuliah Umum ini ditaja oleh PPS FKIP Universitas Riau bekerja sama dengan Kantor Urusan Internasional Universitas Riau.

Hadir pada kuliah umum ini Koordinator Program Studi PPS FKIP Universitas Riau, masing-masing Dr H Suarman MPd, Yenita Roza PhD, dan Dr Maria Erna. Nur Islami PhD, para dosen FKIP Universitas Riau serta mahasiswa Pascasarjana FKIP Universitas Riau.
Pada kesempatan terpisah, Dekan FKIP Universitas Riau Prof Dr HM Nur Mustafa MPd menyambut baik kegiatan ini dengan mengerahkan seluruh elemen penyelenggara Progam PascaSarjana FKIP Universitas Riau. M Nur juga mengharapkan akan lebih banyak terselenggaranya seminar, baik seminar nasional maupun seminar internasional.

Prof Dr Frederick K.S. Leung memaparkan tentang TIMSS (Trends in International Mathematics and Science). Menurutnya, “TIMSS memungkinkan negara-negara di seluruh dunia mengukur seberapa efektif mereka dalam mengajar matematika dan sains. TIMSS juga mengumpulkan informasi penting tentang konteks siswa untuk belajar matematika dan sains. TIMSS melakukan penilaian prestasi siswa yang komprehensif yang didukung dengan data ekstensif tentang lingkungan belajar di negara, sekolah, dan kelas. Penilaian mengenai prestasi belajar siswa didedikasikan untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran dalam matematika dan sains. TIMSS is Develop Mathematics and science. “ucapnya.
Sementara Prof Dr Peter Hubber memaparkan tentang teknik, langkah dan cara-cara untuk belajar dan mengajarkan Mathematics dan Science. Ada beberapa langkah-langkah dan pendekatan-pendekatan yang harus diketahui, diantaranya Rationale for representations in Teaching Science and Mathematics, Representation construction approach, Case Studies of representation Construction approach, issues for representation construction approach in teaching science and mathematics.
Lebih lanjut Peter Hubber menambahkan “untuk mengetahui atau meneliti tentang pemahaman siswa terhadap sains, ada beberapa buku pedoman dan sumber-sumber yang harus dipelajari dan dikuasai oleh tenaga pengajar diantaranya; Prevalence and resilience of alternative conceptions/misconceptions in the face of direct teaching (1970’s onwords), Constructivismn: cognitive perspective (piaget) and social perspective (vygotsky) leading to constructivist/conceptual change teachingand learning (Driver and Oldham 1985), Formative assesment (black and william 1998), Argumentation (driver, Newton and Osborne 2000), Clasroom discourse (Authoritative & Dialogic) (Mortimer & Scoot 2003), Inquiry teaching (Anderson 2002), Representations (current theme), Blended learning (current theme), and STEM (current theme).
Pada sesi tanya jawab, banyak pertanyaan yang diluncurkan oleh mahasiswa dan Dosen kepada dua narasumber Internasional ini. Secara teori dan trik-trik telah diuraikan oleh kedua narasumber tersebut. Semoga dengan kehadiran dan pencerahan yang diberikan oleh kedua narasumber itu menjadi tambahan Ilmu bagi seluruh peserta dan menjadi motivator bagi dosen dan mahasiswa FKIP Universitas Riau untuk mengembangkan dan mendalami serta mengaplikasikan ilmu Mathematics dan Science dalam kehidupan sehari-hari.

[email protected]riauposting.com