PEKANBARU-Puluhan calon mahasiswa baru mendaftarkan diri pada program Pascasarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau. Untuk proses penerimaan terhadap puluhan mahasiswa ini, telah dilakukan tes terrulis di Kampus Binawidya Simpang Panam Pekanbaru, Jumat (13/1/2017).

Diperoleh informasi oleh Riauposting.com,  terdapat 83 calon mahasiswa yang hadir mengikuti tes tertulis tersebut yang terdiri dari  Program Studi S2 Pendidikan Biologi 32 mahasiswa, Program Studi  Pendidikan Fisika 7 mahasiswa, Program Studi Pendidikan Ekonomi 19 mahasiswa, Program Studi Pendidikan Matematika 17 Mahasiswa, dan Program Studi Pendidikan Kimia 8 mahasiswa.

Ada lima program studi Pascasarjana yang saat ini ada di FKIP Universitas Riau, masing-masng Program Studi Pendidikan Ekonomi dengan Koordinator DR H Suarman MPd, Program Studi Pendidikan Matematika dengan koordinator DR Yenita Roza, PhD, Program Studi Pendidikan Biologi koordinatornya DR Wan Syafi’i MSi
Program Studi  Pendidikan Kimia dengan Koordinator DR Maria Erna MSi, serta Program Studi Pendidikan Fisika yang koordinatornya DR Nur Islami PhD.

Saat ini, jumlah mahasiswa aktif yang mengambil program Pascasarjana di FKIP Universitas Riau berjumlah 95 mahasiswa. Jika digabung dengan calon mahasiswa baru 83 mahasiswa mengikuti tes tertulis, maka seluruhnya berjumlah 178 mahasiswa.

Dekan FKIP Universitas Riau Prof DR HM Nur Mustafa MPd menyampaikan harapannya kepada calon mahasiswa yang sedang mengikuti tes agar menjawab semua pertanyaan dengan teliti. Menurut M Nur, tes tertulis ini merupakan prosedur yang harus dilalui setiap calon mahasiswa yang akan mengambil program pascasarjana.

Kepada mahasiswa yang nantinya diterima sebagai mahasiswa program Pascasarjana FKIP Universitas Riau, M Nur menyampaikan ucapan selamat.  M Nur juga mengharapkan seluruh mahasiswa yang mengikuti kuliah program Pascasarjana di lima program studi yang ada, dapat menyelesaikan studinya dengan baik.

“Harapan kita semua mahasiswa ini bisa menyelesaikan studinya. Tidak ada yang berhenti di jalan, dengan alasan apapun. Untuk itu, kita dari pihak kampus mendukung dan mendorong agar semua mahasiswa pascasarjana bisa selesai. Jangan sampai patah di tengah jalan dengan berbagai alasan, karena meningkatkan kompetensi melalui peningkatan jenjang pendidikan, merupakan suatu keharusan,” ungkap M Nur.

sumber: riauposting.com

Publikasi selengkapnya